KLIKREAD.COM - Kalau dipikir sebenarnya keduanya sama saja. Sama sama membatalkan puasa. Bedanya, yang pertama wajib mengulang (qodho) puasa lagi, yang kedua tidak perlu mengulang.
Justru yang kedua ini yang merugikan.
Sudah batal, masih harus lanjut puasanya sampe maghrib, gak dapat nilai apa apa, juga gak diberi kesempatan untuk mengulang.
Baca Juga: Ramadan Merupakan Musim Perlombaan Manusia Menang dan Beruntung
كم من صائم ليس له من صيامه الا الجوع والعطش
Kata Nabi shallallahu alaihi wasallah, banyak orsng puasa yang tidak dapat apa apa kecuali lapar dan dahaga.
Mending yang jenis pertama, ketika puasa batal (untuk sebagian sebab seperti haid), boleh langsung sarapan makan siang sampe sore.
Bulan depan dikasih kesempatan mengulang.
Baca Juga: Makan Sahur Merupakan Sunnah Dianjurkan bagi Orang Berpuasa
Maka disebut dalam hadits
خمس يفطرن الصائم، الكذب، والغيبة، والنميمة، والنظر بشهوة، واليمين الكاذبة
Lima perkara membatalkan (pahala) puasa, yaitu :
1. hoax, menyebar kabar bohong di medsos di WA, berkata bohong.
2. Ghibah, ngomongin orang pake status.