KLIKREAD.COM - Perumpamaan dosa atau berbuat maksiat ibarat meminum racun, dan taubat adalah sebagai penawarnya.
Merupakan kutipan dari Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah yang menggambarkan dampak perbuatan dosa terhadap hati.
Dosa itu merusak seperti racun, dan taubat adalah obatnya untuk mengembalikan hati kepada kesucian.
Baca Juga: Segeralah Berdoa agar Merdeka dari Syirik dan Bid'ah
Sementara itu, ketaatan adalah kesehatan dan keselamatan jiwa.
Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :
الذنب بمنزلة شرب السم، والتوبة ترياقه ودواؤه، والطاعة هي الصحة والعافية
“Perbuatan dosa itu ibarat seseorang yang meminum racun.
Maka taubat yang akan menawarkan dan mengobati racun tersebut.
Baca Juga: Raih Ketenangan Bukan dengan Meditasi, Melainkan dengan Imam dan Amal Shalih
Dan keta’atan kepada Allah yang akan menyebabkan dia sehat wal afiat.” [Madarijus Salikin 1/222]
Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,
إنَّ العبدَ إذا أخطأَ خطيئةً نُكِتت في قلبِهِ نُكْتةٌ سوداءُ، فإذا هوَ نزعَ واستَغفرَ وتابَ سُقِلَ قلبُهُ، وإن عادَ زيدَ فيها حتَّى تعلوَ قلبَهُ، وَهوَ الرَّانُ الَّذي ذَكَرَ اللَّه كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Sesungguhnya seorang hamba apabila melakukan dosa maka muncul di hatinya satu titik hitam, apabila ia berhenti, memohon ampun dan bertaubat maka menjadi bersih lagi hatinya.