KLIKREAD.COM - Syaikh Dr. Ahmad Farid, dalam Tazkiyatun Nafs menyebutkan bahwa sebaik-baik istighfar harus disertai dengan tiga hal diantaranya.
(1) yang dimulai dengan pujian kepada Allah Ta’ala, lalu
(2) disertai pengakuan akan dosa, setelah itu baru
Baca Juga: Mengapa Sholat Menjadi Solusi Utama Menyelesaikan Segala Masalah? Ini Jawabanya
(3) memohon ampun kepada-Nya. Dan, ketiga hal ini hadir dalam lafaz sayyidul istighfar.
Allâhumma annta rabbî lâ ilâha illâ annta, khalaqtanî wa anâ ‘abduka wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mas-tatha’tu.
A’ûdzu bika min syarri mâ shana’tu.
Baca Juga: Waktunya Baca Amalan Surat Al Kahfi, Segera Lakukan pada Hari atau Malam Jumat
Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abu-u bi dzambî, fagh-firlî fa innahû lâ yagh-firudz-dzunûba illâ anta.
“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau.
Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu.
Baca Juga: Jika Melihat Syaitan Segera Dilawan, Jangan Dihindari
Aku akan setia pada perjanjianku kepada-Mu (untuk senantiasa mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku).
Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat.