KLIKREAD.COM - Pepatah mengatakan “kasih Ibu sepanjang masa” dan itu terbukti melalui rasa sayang, kehadiran, dukungan, dan pelukan hangatnya.
Allah Ta'ala berfirman,
الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibu telah mengandung tambah dalam keadaan lemah yang bertambah.
Baca Juga: Allah akan Memberikan Solusi untuk Segala Cobaan Kita Hadapi
Dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu” (QS. Lukman: 14).
Perintah berbakti di sini bukan hanya berlaku pada bulan Desember saja, namun setiap waktu.
Tidak pernah dituntunkan dalam ajaran Islam.
Baca Juga: Jangan Lupa untuk Selalau Bersyukur akan Nikmat Allah Diberikan pada Kita
Perayaan tersebut (perayaan hari ibu) adalah perayaan yang mengada-ngada.
Tidak pernah dituntunkan oleh Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya.
Mereka adalah orang-orang terbaik di masa salaf, namun tidak pernah memperingati hari tersebut.
Baca Juga: Ucapkan Doa ini, Dijamin Manjur Hutang Segera Lunas
Jadi, peringatan tersebut bukan ajaran Islam.