KLIKREAD.COM - Di masa-masa sekarang ini, الله(Allah) benar-benar membukakan pintu-pintu ilmu melalui kecanggihan teknologi yang ada.
Walhasil siapapun bisa mengakses berbagai pembahasan dari cabang-cabang ilmu syari.
Namun seringnya sebagian dari kita terburu-buru ingin menguasai semua cabang-cabang ilmu tersebut.
Baca Juga: Dianjurkan Menikah di Bulan Syawal Karena Bagian dari Sunnah
Sehingga ilmu yang diperoleh pun menjadi tidak kokoh, karena diambil dengan gaya prasmanan.
Mari simak mutiara salaf dari Ibnu Syihab -Rahimahullahu-
لا تَأْخُذِ الْعِلْمَ جُمْلَةً ؛ فَإِنَّ مَنْ رَامَ أَخْذَهُ جُمْلَةً ذَهَبَ عَنْهُ جُمْلَةً ،
وَلَكِنِ الشَّيْءُ بَعْدَ الشَّيْءِ مَعَ اللَّيَالِي وَالأَيَّامِ
Baca Juga: Meski Amalan Itu Nilanya Sedikit Namun Tetap Kontiniu
" Jangan engkau menuntut ilmu langsung secara sekaligus, karena sesungguhnya orang yang berhasrat mengambil ilmu secara sekaligus.
Maka niscaya akan hilang juga ilmu tersebut secara sekaligus
Akan tetapi ambillah ilmu itu setahap demi setahap, bersama berlalunya malam dan siang"
Baca Juga: Islam Datang Dalam Keadaan Asing, Kembali Juga Dalam Keadaan Asing
Penting bagi kita untuk membuat skala prioritas atas cabang ilmu syar'i yang hendak kita kuasai.