KLIKREAD.COM - Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing.
Sungguh beruntungnlah orang yang asing. (HR. Muslim no. 145).
Berbahagialah ketika kita termasuk dalam segelintir orang yang berada di jalan Allah SWT.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Baca Juga: Ucapkan Doa Ini Saat Bangun Tidur Dianjurkan bagi Umat Islam
بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
“Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntungnlah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).
Al Qadhi ‘Iyadh menyebutkan makna hadits di atas sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi,
Baca Juga: Ucapkan Doa Ini untuk Berlindung dari Pasangan Berkelakuan Buruk
أَنَّ الإِسْلام بَدَأَ فِي آحَاد مِنْ النَّاس وَقِلَّة ، ثُمَّ اِنْتَشَرَ وَظَهَرَ ، ثُمَّ سَيَلْحَقُهُ النَّقْص وَالإِخْلال ، حَتَّى لا يَبْقَى إِلا فِي آحَاد وَقِلَّة أَيْضًا كَمَا بَدَأَ
“Islam dimulai dari segelintir orang dari sedikitnya manusia.
Lalu Islam menyebar dan menampakkan kebesarannya.
Baca Juga: Keutamaan dari Surah Al Isra ayat 27 Menghindari Keserakahan Menggunakan Harta dengan Bijak
Kemudian keadaannya akan surut. Sampai Islam berada di tengah keterasingan kembali.