KLIKREAD.COM - Tindakan bunuh diri tidak mengenal usia, jenis kelamin, status sosial-ekonomi, orientasi seksual.
Baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan, orang kaya dan terkenal maupun orang biasa yang tidak terkenal di media sosial.
Homoseksual maupun heteroseksual, semuanya punya kerentanan terhadap pemikiran untuk mengakhiri hidupnya.
Baca Juga: Perlu Diingat, Bahwa Allah Punya Banyak Pintu Rezeki dan Kemudahan
Tega mengakhiri hidup karena putus cinta, merupakan umat Muslim krisis aqidah.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا , وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ عُدْوَانًا وَظُلْمًا فَسَوْفَ نُصْلِيهِ نَارًا وَكَانَ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil.
Baca Juga: Malas Baca Al Quran, Mungkin Karena Sudah Nyaman dengan Nyanyian
Kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.
Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
Dan barang siapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka.
Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa’: 29-30)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,