KLIKREAD.COM - Dalam hadits disebutkan mengenai tiga orang yang mustajab doanya:
1. - Doa orang yang terzolimi.
Meskipun yang terzholimi adalah orang fajir (penuh maksiat).
Maka itu pun bisa mustajab. Sedangkan kefajirannya kembali pada dirinya.
Baca Juga: Perlu Dipahami, Bahwa Tauhid Adalah Hal yang Paling Berharga
Begitu pula yang terzholimi di sini orang kafir, juga bisa terkabul.
2- Do’a seorang musafir (yang melakukan perjalanan jauh) dalam safar yang sifatnya boleh, bukan safar maksiat.
Do’a ini mudah dikabulkan karena ketika di perjalanan ia sungguh-sungguh berharap pada Allah ketika meminta.
Baca Juga: Inilah Dua Nikmat Bisa Membuat Manusia akan Tertipu
3- Do’a jelek dari orang tua. Jika anak menyakiti orang tua, lalu orang tua memaafkan, maka berarti urusannya telah selesai.
Namun jika orang tua tidak memaafkan lantas mendo’akan kejelekan, maka do’a jeleknya itu mustajab.
Ini menunjukkan setiap anak tidak boleh menyakiti orang tuanya.
Namun sebagai orang tua pun perlu hati-hati ketika mendo’akan jelek pada anak.
Baca Juga: Maksimalkan Komunikasi dengan Allah, Caranya Khusyuk dalam Shalat