KLIKREAD.COM - Karena kematian itu pasti datangnya.
Belia, muda, maupun tua...Tidak ada yang tahu, mereka pun bisa merasakan kematian.
Setahun yang silam, kita barangkali melihat saudara kita dalam keadaan sehat bugar, ia pun masih muda dan kuat.
Namun hari ini ternyata ia telah pergi meninggalkan kita. Kita pun tahu, kita tidak tahu kapan maut menjemput kita.
Baca Juga: Pahami Bahwa Doa Paling Tepat Bukan Meminta Tambah Tampan, Tapi Anugerah Akhlak Mulia
Entah besok, entah lusa, entah kapan.
Namun kematian sobat kita, itu sudah cukup sebagai pengingat, yang menyadarkan dari kelalaian kita.
Bahwa kita pun akan sama dengannya, akan kembali pada Allah.
Dunia akan kita tinggalkan di belakang. Dunia hanya sebagai lahan mencari bekal.
Alam akhiratlah tempat akhir kita.
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ
“Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”
Baca Juga: Ingat! Jangan Sampai Hatimu Lebih Keras Daripada Batu
(HR. An-nasai no. 1824, Tirmidzi no. 2307 dan Ibnu Majah no. 4258 dan Ahmad 2: 292.