Balaslah dengan cara- cara yang lebih baik, niscaya dalam sekejap antara dirimu dan orang yang memusuhimu akan terjalin hubungan baik, seakan-akan dia adalah pembelamu yang paling setia” (QS. Fusshilat: 34).
Memang terasa berat, dimusuhi malah memaafkan bahkan memberinya hadiah.
Baca Juga: Perlu Pahami, Inilah Tanta-tanda Doa yang Akan Terkabulkan Allah SWT
Di plengosi malah tersenyum dan mengucapkan salam kepadanya.
Namun percayalah bahwa sejatinya itu tidaklah sulit bila kita memiliki jiwa yang besar hati yang lebar.
Adanya rasa berat, sejatinya adalah bukti betapa kerdilnya jiwa kita.
Karena itu setelah ayat di atas Allah berfirman :
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Baca Juga: Ayah Adalah Kepala Madrasah dan Ibu Adalah Madrasah Pertama Bagi Anaknya
“Sikap itu tidaklah dikaruniakan kecuali kepada orang-orang yang bersabar dan tidaklah dikaruniakan kecuali kepada orang- orang yangdapat keberuntungan besar” ( QS. Fusshilat: 35).
Marilah kita belajar menjadi orang-orang yang berjiwa besar, walau tubuh kita kecil, agar kita beruntung besar.***
Penulis: Ustadz DR. Muhammad Arifin Bader
Sumber : FB Salafiyyah Totabuan