KLIKREAD.COM - Haji mabrur adalah sesuatu yang istimewa, sebagaimana istimewanya Tanah Suci, dan ganjaran yang paling pantas adalah surga.
Namun, ada salah kaprah dalam masyarakat, bahwa haji Mabrur seolah-olah merupakan suatu gelar yang semata-mata melekat begitu saja sepulang dari Tanah Suci.
Tidaklah demikian! Menjadi haji mabrur adalah sesuatu yang harus diusahakan dengan amal.
Baca Juga: Ini Keutamaan Ketika Membaca Surat Al Kahfi pada Malam atau Hari Jumat
Sebab, kata ‘mabrur” itu berakar dari kata ‘al-birr” yang bermakna baik atau kebaikan.
Kebaikan tidak akan terwujud tanpa diiringi dengan usaha dan amal shaleh.
Jika ibadah haji tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasannya adalah surga.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Baca Juga: Inilah Keutamaan Banyak Membaca Al Quran Pahalanya Sungguh Besar
وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”
(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).
An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “
Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’.