KLIKREAD.COM - Salah satu cara menolak kejahatan adalah memberi maaf kepada orang yang berbuat salah.
Memberi maaf merupakan ajaran Islam yang sangat mulia.
Memberi maaf termasuk kebaikan hati yang dapat menghindarkan diri dari permusuhan dan dendam yang tidak pernah padam.
Baca Juga: Takabur Sifat Tercela yang Harus Kita Dihindari
Menurut Ibn Al-Qayyim, hakikat memberi maaf adalah menggugurkan hak untuk membalas dendam atau melawan karena kemurahan hati yang bersangkutan.
Meskipun ia dapat melampiaskan dendam dan permusuhannya.
Jadi, pemaaf adalah orang yang tidak mengambil haknya untuk menyakiti, mencaci maki, memusuhi orang lain yang telah menzhaliminya, meskipun ia sanggup melakukannya.
Orang yang bermurah hati seperti itulah yang dijanjikan oleh Allah SWT pahala (kebaikan dunia dan akhirat).
Baca Juga: Ternyata Sangat Dahsyatnya Doa Nabi Adam Ketika Melanggar Perintah Allah
"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa.
Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya (menjadi tanggungan) Allah.
Sungguh Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim." (QS. Asy-Syura [42]: 40).***