KLIKREAD.COM, BATAM - Suasana lorong dan ruang perawatan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terasa berbeda dari biasanya pada Kamis 20 Agustus 2026 pagi.
Di balik deretan bangsal dan aroma khas obat-obatan, hadir kehangatan yang mendamaikan saat para Penyuluh Agama dari Kantor Kementerian Agama Kota Batam datang menyapa para pasien dan keluarga.
Bukan sekadar kunjungan formal, kehadiran para penyuluh lintas agama ini membawa misi kemanusiaan: merawat asa dan menguatkan jiwa.
Melalui bisikan doa, ketenangan firman, dan tutur kata yang menyejukkan, mereka hadir mendampingi masyarakat yang tengah berjuang melawan rasa sakit dan pergumulan hidup.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Kemenag Karimun Ikuti Upacara Tabur Bunga di Perairan Batas Negara
Dalam interaksi yang penuh kekhidmatan tersebut, para penyuluh mengingatkan pentingnya menjaga nyala harapan.
Rasa sakit dan tekanan fisik kerap kali menguji ketahanan batin, namun hati yang dipenuhi iman, rasa syukur, serta kesabaran menjadi fondasi utama menuju proses pemulihan.
Pasien diajak untuk menyandingkan ikhtiar medis dengan pendekatan spiritual agar dapat menjalani masa perawatan dengan kedamaian di dalam dada.
Kehadiran rombongan penyuluh ini menyajikan pemandangan indah tentang kepedulian dan kebersamaan tanpa sekat.
Baca Juga: Demi Layanan Maksimal di Pelosok Batam, Tim Bimas Islam Sambangi KUA Kecamatan Galang
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa negara dan tokoh agama hadir merangkul masyarakat di saat-saat paling rentan.
"Pelayanan di rumah sakit mengingatkan kita bahwa setiap orang membutuhkan kekuatan dan pengharapan.
Kami hadir untuk mendampingi, mendengarkan, mendoakan, dan menguatkan," ujar Doli Harjo Sinaga, S.Th, salah satu Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Batam.
Ia berharap, pendampingan ini dapat menjadi pengingat bagi setiap pasien bahwa mereka tidak pernah sendiri dalam memperjuangkan kesembuhan.***