"Peserta akan dibagi menjadi dua sesi, masing-masing 200 orang pada tanggal 7 dan 8 Mei," jelasnya.
Ia menambahkan, tingginya minat pendaftar melalui sistem online menunjukkan kebutuhan besar terhadap pelatihan berbasis teknologi ini.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang dan KPU Kolaborasi Pemutakhiran Data Pemilu dan Kartu Berbenah
Ke depannya kerja sama dengan Senator Dwi Ajeng Sekar dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kepri dalam pelatihan yang sama akan diperluas ke daerah lain di Kepri.
Termasuk Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi, serta Karimun dan wilayah lainnya.
Riki juga menegaskan bahwa program ini merupakan arahan langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam rangka meningkatkan kapasitas UMKM melalui digitalisasi.
Pada tahun 2026, pendekatan tersebut ditingkatkan dengan memperkenalkan penerapan AI dalam pengembangan usaha.
Baca Juga: Lindungi Data Pribadi, Kadiskominfo Batam Imbau Masyarakat Waspada Maraknya Praktik Pinjol Ilegal
"Meski dengan keterbatasan anggaran, kami dituntut oleh Gubernur dan Wakil Gubernur untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut," pungkasnya.***