KLIKREAD.COM- Intip spesifikasi Pindad ‘Maung’, mobil yang dijajal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menhan Prabowo Subianto usai penyelenggaraan Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) Tahun 2023.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga meresmikan nama mobil ‘Maung’ dengan seremoni pecah kendi. Selain itu, Presiden bersama Menhan Prabowo juga terlihat menguji performa mobil yang punya tangki BBM 80 liter itu.
Presiden Jokowi yang mengenakan setelan putih dan kemeja hitam tampak duduk di kursi penumpang sebelah kiri. Sementara, Menhan Prabowo duduk di kursi sopir ada.
Mobil Pindad ‘Maung’ merupakan kendaraan taktis 4x4 yang dikembangkan Pindad. Namun wujudnya berbeda dengan ‘Maung’ versi prototipe saat pertama kali dijajal Prabowo pada 2020.
Perbedaan tampak di sisi pintu, rantis ‘Maung’ terlihat tertutup disertai dengan jendela dan di bagian belakangnya ditutup terpal.
Sementara, mobil yang dikemudikan Prabowo bersama Jokowi bagian di sisi samping dan atas terbuka. Pintunya juga terlihat hanya besi tanpa jendela kaca. Bagian joknya juga terlihat bernuansa mirip seragam TNI AD.
Baca Juga: Jangan Asal Beli! Ini Cara Cek HP Samsung Asli atau Palsu, Akurat dan Terbukti Ampuh Loh
Untuk urusan dapur pacu, ‘Maung’ buatan Pindad itu dibekali mesin diesel yang berasal dari Toyota Hilux berkapasitas 2.494 cc.
Tenaganya cukup besar, yakni 149 HP dengan torsi maksimal 400 Nm. Pindad ‘Maung’ bisa dipacu hingga kecepatan 120 km/jam.
Pindad ‘Maung’ punya panjang 4.931 mm, lebar 1.640 mm, tinggi 1.820 mm, dan jarak sumbu roda 3.090 mm. ‘Maung’ dibekali velg 17 inchi yang dibalut dengan ban Mud Terrain (MT).
Transmisi yang digunakan juga sama, manual 6 percepatan. ‘Maung’ punya tangki BBM 80 liter. Suspensi depannya berupa independent, coilover dan suspensi belakang rigid, coilover, 4 link.
Untuk versi Rantis, Pindad ‘Maung’ dibekali perlengkapan senjata seperti dudukan senjata kaliber 7,62 mm, konsol senapan SS2-V4. Ada juga hi-lift jack, winch 4,5 ton, alat pemadam api ringan (APAR), dan 4 titik derek.
Kabarnya, Pindad juga memproduksi ‘Maung’ untuk versi sipil selain untuk kendaraan militer.***