otomotif

Mobil Lawas dari Toyota Muncul di Jepang, Pakai Mesin Ramah Lingkungan

Senin, 16 Januari 2023 | 07:00 WIB
Toyota AE86 salah satu mobil klasik yang dimofifikasi menjadi mobil listrik dan ramah lingkungan. (oto.com)

Klikread.com. Salah satu pabrikan otomotif asal Jepang Toyota memamerkan mobil lawas mereka dengan mesin ramah lingkungan.

Toyota memang termasuk salah satu merek mobil yang sudah populer di Indonesia, keluaran terbaru selalu diburu, nah ini mobil lawas dengan generasi baru.

Namun, dalam artikel ini bukan hendak membahas produk anyar dari Toyota, tetapi mobil lawas dengan mesin ramah lingkungan.

Baca Juga: Pekerja Indonesia Bentrok dengan Pekerja Asal China saat Aksi Mogok Kerja, Tiga Orang Tewas

Toyota memamerkan versi mobil sport tahun 1980-an dengan mesin yang telah diubah menjadi nol emisi atau ramah lingkungan pada acara industri untuk mobil kustom di Chiba, sebelah timur Tokyo, Jepang.

Pameran dilakukan pada Jumat, 13 Janauri 2023 mobil lawas ini tampil cantik dan menarik, ditambah generasi mesin terbaru.

Baca Juga: Latihan Soal Pemahaman Bacaan dan Menulis TPS UTBK SNBT 2023 Lengkap dengan Pembahasan

Dilansir dari ANTARA, pembuat mobil Jepang tersebut meluncurkan dua mobil generasi AE86, satu dimodifikasi sebagai kendaraan baterai-listrik dan yang lainnya sebagai model mesin hidrogen.

Presiden Toyota Akio Toyoda mengatakan remodeling mobil yang ada perlu dieksplorasi sebagai opsi untuk mencapai tujuan nol emisi karbon pada tahun 2050.

Di Jepang, hanya satu dari sekitar 20 mobil di jalan yang baru, dan yang lebih tua sebagian besar bertenaga setidaknya sebagian oleh bensin.

Baca Juga: LAWAN BARU! Bikin Gemeter Honda BeAT, Skutik Ini Punya Desain dan Fitur Lebih Canggih, Harga Gak Sampe 20 Juta

"Sangat penting untuk meninggalkan pilihan untuk mobil yang sudah dicintai atau dimiliki oleh seseorang," kata Toyoda, yang mengaku sebagai pecinta mobil dan pembalap mobil, di acara tersebut.

Sebagai pendatang baru di pasar kendaraan listrik massal, Toyota memiliki rencana untuk menginvestasikan 70 miliar dollar AS.

Investasi tersebut untuk melistriki kendaraannya dan memproduksi lebih banyak baterai, serta bertujuan untuk menjual setidaknya 3,5 juta model baterai listrik (BEV) pada tahun 2030.***

Tags

Terkini