KLIKREAD-Ada anggapan bahwa semakin mahal harga kendaraan, akan semakin mahal pula biaya perawatannya. Anggapan tersebut ada benarnya dan ada tidaknya. Semuanya tergantung dari cara kita menggunakan dan mengendarai kendaraan tersebut.
Skutik matic ikonik keluaran Piaggio, Vespa, adalah salah satu kendaraan roda dua yang harganya sangat tinggi dan agak berbeda jauh dengan skutik matic yang sudah cukup lama wara wiri di jalanan Indonesia.
Baca Juga: Honda Vario EV Resmi Hadir di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya
Piaggio masih mempertahankan model atau desain klasik dari Vespa. Dengan tetap mempertahankan bodi geboy kiri kanan di belakang dan model lampu depan yang masih menggunakan konsep klasik.
Namun harganya lumayan tinggi dan memang sesuai dengan segmen target pasarnya, yakni kelas menengah atas. Meski sudah masuk pasar Indonesia sejak 2010an awal, skutik klasik ini masih dianggap memiliki biaya maintenance yang dibilang sangat tinggi dibandingkan dengan skutik matic lainnya.
Baca Juga: Vespa S 125 Simbol Kemewahan dengan Tampilan Retro, Fiturnya Juara
Umumnya para pemilik Vespa ini mengeluhkan biaya perawatan yang lumayan mahal. Hanya servis rutinnya saja bisa menghabiskan bujet 500 ribuan. Belum kalau ada onderdil atau sparepart motor yang harus di ganti baru. Bisa-bisa jutaan rupiah sekali maintenance, lama-lama bisa tongpes.
Jadi bisa dibilang ada gaya ada uang, ada barang ada kualitas. Motor ikonik ini bisa dibilang temen nongkrong yang retro namun kekinian.
Baca Juga: Cocok Dibawa Ngantor atau Jalan-jalan, Honda Vario 160 Punya Performa Menawan, Cek Spesifikasinya!
Untuk mengantisipasi biaya maintenance yang bisa membengkak itu, kita harus pelajari tips-tips sederhana yang bisa bikin kita tidak tongpes pada saat Vespa minta di tune-up.
Berikut ini adalah lima tips singkat sederhana yang bisa membantu Vespa lovers menekan biaya maintenance:
- Ganti oli pada penggunaan tiap 1000 km, hal ini agak berbeda dengan motor matic lainnya yang mengganti oli secara rutin pada penggunaan 3000 km. Penggantian oli per 1000 km bertujuan untuk menjaga sistem kerja Vespa ada tetap prima. Oli yang digunakan sesuai dengan yang sudah terbukti cocok dengan Vespa anda.
- Penggunaan BBM yang pas dengan Vespa anda. Gunakan BBM dengan oktan/RON diatas 90, seperti RON 92 dan RON 98 yang bisa ditemukan di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP. Dengan menggunakan oktan yang tinggi dijamin usia mesin akan panjang, karena pembakaran di mesin yang terjadi hasilnya maksimal.
- Perawatan dan penggunaan ban yang efektif, semisal jangan sering-sering lewat jalan yang rusak atau berlubang. Jika sering melewati jalan-jalan rusak, usia shockbreaker dan socket-socket yang ada akan mudah rusak. Selain itu, dengan merawat ban dipastikan akan memperlama usia ban. Caranya adalah jangan suka parkir kendaraan di rumah, ban depannya langsung bersentuhan dengan lantai tanpa alas. Karena hal ini akan membuat ban jadi kurang tekanan angin, sehingga performa di jalanan akan membuat cepat habis karet bannya.
- Cuci motor hingga bersih dengan menggunakan alat-alat cuci microfiber atau washmitt yang baik. Dengan mencuci Vespa secara rutin akan menghilangkan debu dan kotoran yang menempel pada sela-sela motor hingga ke area mesin. Dengan membersihkan kotoran-kotoran tersebut, akan menghambat pengeroposan dan karatan di bodi dan jeroan motor. Yang perlu diperhatikan dalam menyemprot air ke Vespa, adalah kelistrikannya. Hal ini dikarenakan Vespa tidak memiliki starter engkolan.
- Saat melakukan perawatan Vespa matic, komponen lain yang wajib anda diperiksa adalah sistem pengapian. Komponen kelistrikan ini sangat krusial di Vespa, karena ketidakberadaan engkolan, jadi hanya mengandalkan aki. Periksalah arus kelistrikan pada koil, busi, socket penyambung antar kabel, dan tentunya seluruh instrumen penerangan motor. Jangan sampai kelistrikannya ngadat di tengah jalan, ujung-ujungnya jalan kaki.