Dalam penjualannya juga akan diberikan adaptor untuk bisa mengisi daya dengan soket 2 pin, seperti yang banyak dipakai di Indonesia.
Ini artinya tak perlu lagi membawa kabel charger yang terkadang justru mengurangi kapasitas bagasi motor.
Baca Juga: Ayo Berkarir Cemerlang di Cakung Jakarta Timur, Lamar Sekarang Loker terbaru di PT Puninar Logistics
2. Baterai Tanam
Sebagai sumber daya utama untuk menggerakan motor listriknya, Vespa Elettrica menggunakan baterai lithium-ion yang tertanam pada motor, buatan LG Chem.
Spesifikasi baterai yang punya berat mencapai 25 kg ini adalah 4,2 kWh dengan voltase 48,1 volt, 86,4 Ah yang dilengkapi dengan BMS atau Battery Management System.
Pengisian baterai membutuhkan daya 1.500 watt bertegangan 220 V yang setidaknya memakan waktu 4-8 jam tergantung pada kondisi sekitar serta suhu baterai saat pengisian.
Baca Juga: Gaji Sampai 6 Juta, PT Home Credit Bali Membuka Loker Terbaru, Bisa Untuk S1 Semua Jurusan
3. Masih Pakai Aki
Selain baterai besar, Vespa Elettrica juga masih pakai aki biasa, dengan daya 12 volt 6 ampere yang sama seperti varian Vespa lain.
Tugasnya untuk menghidupkan kelistrikan motor dan memberikan arus atau daya ke Vehicle Management System atau VMS.
Tanpa baterai kecil ini, motor tidak akan bisa hidup karena VMS tidak mendapatkan daya.
Seperti halnya pada motor bensin, aki yang akan mendapat pengisian daya dari regulator, aki motor listrik ini juga akan diisi dayanya saat berjalan.
Aki ini dicas dari baterai utama selama unit berjalan, pengisian daya baterai kecil juga bisa didapatkan selama proses pengecasan.