Bicara soal output yang dihasilkan, maka Stargazer ini boleh jumawa. Pasalnya, tenaga mesinnya paling besar di segmen low MPV, tanpa memperhitungkan Mobilio yang kini cuma dijual fleet. Bila diurutkan secara keseluruhan, maka tenaga Stargazer ini ada di posisi kedua di bawah Mobilio.
Mesinnya tidak berubah, masih mempertahankan mesin Smartstream G1.5 MPI Inline 4 Cylinder DOHC yang dapat menghasilkan tenaga 115 Ps pada 6.300 rpm dan torsi maksimal sampai 143,8Nm pada 4.500rpm. Pada tipe ini tersedia opsi transmisi manual 6-percepatan dan otomatis Intelligent Variable Transmission (IVT).
Lebih lanjut, Hyundai Stargazer Essential IVT kini juga sudah memiliki 4 pilihan Drive Mode seperti pada tipe Style dan Prime yang memberikan pengemudi keleluasaan dalam memilih respon mesin sesuai karakter berkendara.
5. Kabin dengan Konsol Penyimpanan Melimpah
Sebagai model yang diluncurkan paling akhir di segmen low MPV, Hyundai Stargazer berusaha jadi produk yang paling lengkap bila dibandingkan kompetitornya. Soal penyimpanan barang cukup mudah dilakukan karena tersedia di berbagai tempat.
Mobil ini memiliki lebih dari 20 tempat penyimpanan dan volume interior besar dengan kapasitas bagasi 200L di belakang baris ketiga dan 585L di belakang baris kedua (dalam kondisi baris ketiga dilipat).
Terdapat center console storage dengan sandaran tangan dan cup holder, phone holder bagi penumpang di baris kedua, serta cup holder dan bottle holder di sisi pintu.
Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan luggage board yang memaksimalkan penataan barang dan ruang penyimpanan.***