3. Transmisi Manual Lemot
Toyota Avanza pedal gasnya sudah menggunakan sistem elektronik yang dinamakan Drive-By-Wire (DWB). Teknologi ini mengatur bukaan katup gas agar tetap efisien.
Untuk varian manual, seringkali dirasakan bahwa tarikan awalnya dianggap kurang begitu responsif bila dibandingkan transmisi CVT, terlebih saat membawa penumpang penuh.
4. Transmisi CVT Toyota Avanza Muncul Hentakan
Memang, dibandingkan generasi sebelumnya kini Toyota Avanza memiliki performa lebih baik, responsif, akselerasi yang halus, serta penggunaan BBM lebih efisien.
Hal ini dikarenakan Avanza hadir dengan pilihan transmisi CVT yang dilengkapi split gear. Dengan adanya teknologi tersebut membuat rasio gigi jadi lebih lebar sehingga menciptakan akselerasi yang bertenaga dan mulus dalam setiap perpindahan gigi secara otomatis.
Namun dibalik kelebihan yang dimilikinya, transmisi CVT mobil ini mempunyai kekurangan yang menjadi karakternya, yakni muncul hentakan dan keras ketika menggeser dari posisi D, N, kemudian R. Begitupun sebaliknya saat ingin menggeser dari R, N ke D.
Supaya tidak muncul hentakan serta sulit menggeser tuas perseneling saat ingin memarkirkan kendaraan, sebaiknya lebih dulu menarik tuas hand brake atau rem tangan saat posisi shift knob di N. Setelah melakukan langkah tersebut selanjutnya geser posisi ke P secara perlahan.
5. Efek Engine Brake Dirasa Kurang Nyaman
Selain timbul hentakan saat menggeser posisi tuas transmisi, kelemahan lain pada tansmisi CVT Toyota Avanza yang seringkali dikeluhkan penggunanya yakni efek dari engine brake ketika mengangkat kaki dari pijakan pedal gas.
Disebutkan bahwa engine brakenya tidak sehalus mobil dari brand lain sehingga diharuskan melakukan penyesuaian agar terbiasa. Untuk efek deselerasi mesin yang dirasa kurang halus terjadi saat pengemudi melepasakan pijakan kaki dari pedal gas di kecepatan 40 km/jam.
Baca Juga: Pegang Nih 30 Kunci Jawaban Edisi 3 Juni 2023 Games Tantangan Harian Shopee Tebak Kata
6. Suara Ngelitik Saat Menanjak