Baca Juga: LAGI DAN LAGI! Yuk Belajar dengan Soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk Mengahadapi CPNS 2023
Pada prosesnya, sistem kerja HSA akan mempertahankan tekanan rem dalam jangka waktu tertentu saat kaki pengemudi berpindah tempat dari pedal rem ke pedal gas. Setelah pedal gas diinjak, maka HSA perlahan melepas tekanan pada rem untuk membantu mobil mendaki tanjakan lebih maksimal.
Hill Start Assist (HSA) merupakan jawaban kekhawatiran pengguna mobil matic. Pasalnya, di mobil matic tidak memiliki mekanisme seperti setengah kopling yang bisa menahan mobil sesaat sebelum start di tanjakan.
Pada mobil manual, pengemudi akan menggunakan gigi rendah dan setengah kopling ketika start di tanjakan. Ini dilakukan agar mobil bisa dengan mudah melewati jalan menanjak. Saat proses ini, kendaraan akan sedikit tertahan sehingga dapat mengurangi beban rem utama.
Untuk mobil matic, hal ini tidak bisa dilakukan. Pengemudi hanya mengandalkan kinerja rem utama untuk menahan laju kendaraan. Kemampuan mesin agak kesulitan untuk memberi power lebih untuk menahan mobil di tanjakan.
Seiring kepadatan jumlah kendaraan, tak jarang menimbulkan kemacetan bahkan di wilayah perbukitan. Para pengendara mobil manual seringkali merasa panik dan kesulitan saat mobil berhenti di sebuah tanjakan yang macet. Alasan bisa karena mesinnya under power untuk start di tanjakan atau rem tangan yang kemampuannya melemah sehingga rentan melorot.
Pengendara mobil manual akan kesulitan untuk memindahkan pijakan pedal rem ke pedal gas dan posisi kopling setengah dilepas. Apabila proses tersebut dilakukan lambat maka mobil akan mundur.
HSA bisa menahan mobil dengan waktu sekitar 5 detik setelah rem dilepaskan. Waktu segitu cukup untuk proses start di mobil manual tanpa perlu melorot sebagaimana tanpa HSA.***