Selain itu, promo awal tahun dari berbagai produsen motor. Serta kembali lancarnya suplai motor dari pabrik ke dealer juga menjadi sederet faktor untuk menaikan angka penjualan tersebut.
Baca Juga: Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah Warga, Pembuat Petasan Ikut Tewas Bersama Anaknya
Beragam kondisi buruk memang sempat melanda industri sepeda motor di Indonesia. Mulai dari pandemi covid-19 hingga kelangkaan chip semikonduktor.
Hal ini bisa dilihat dari penjualan motor yang fluktuatif sejak 2020. Angkanya cenderung turun hingga sempat menyentuh titik terendah 21.851 unit saja di bulan Mei 2022.
Selepas pandemi, penjualan motor berangsur pulih di 2022. Namun giliran krisis chip semikonduktor melanda. Penjualan motor terjun kembali di bulan Mei 2022 dengan 248.235 unit. Namun mulai kembali tumbuh.***