ekspresi

CERITA HOROR: Dusun Legetang yang Hilang Dalam Semalam 50 Tahun Silam

Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:12 WIB
Viral cerita horor hilangnya Dusun Legetang dalam semalam dikaitkan dengan cerita Sodom dan Gomorah. (google maps dan peter tachel foundation)

KLIKREAD - Hai Klikers, kali ini penulis mau mengisahkan cerita horor dari sebuah misteri Dusun Legetang daerah Jawa Tengah nih.

Perlu disimak, cerita horor ini berasal dari dataran tinggi Dieng Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Legetang yang menjadi misteri.

Belakangan, nama Dusun Legetang yang menjadi misteri karena cerita horor di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah sedang viral di media sosial.

Baca Juga: Baim Wong Pasti Gak Bisa Tidur, Imbas Video Prank KDRT, Polisi Selidiki Unsur Pidana dan Sita Video

Cerita horor hilangnya Dusun Legetang setelah YouTuber Sulis Purnawan membuat konten YouTube dan ramai di media sosial.

Hilangnya Dusun Legetang di Dataran Tinggi Dieng Jawa Tengah masih misteri, menjadi cerita horor yang turun-temurun.

Dilansir dari YouTube Sulis Purnawan, Dusun Legetang kerap kali dihubungkan dengan kisah kaum Sodom-Gomorah yang suka melakukan perbuatan maksiat hingga akhirnya Tuhan murka.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tantangan Harian Tebak Kata Shopee Edisi Selasa 4 Oktober 2022 Susunan Huruf AMLACEK-MELACAK

Beredar kabar bahwa longsor yang terjadi di Dusun Legetang ini dikaitkan dengan sikap dan tindakan warganya yang dianggap tak tahu diri.

Dikisahkan bahwa penduduk Dusun Legetang berlimpah dengan hasil bumi, tetapi mereka kerap melakukan tindakan tidak terpuji, misalnya judi dan pesta yang berujung pada perzinaan.

Di suatu malam di pertengahan bulan April 1955, warga Dusun Legetang mengadakan pesta yang diisi Tari Lengger, minum minuman keras, dan perjudian.

Baca Juga: Penempatan Cilegon! PT Buana Lintas Lautan (BULL) Buka Lowongan Kerja Oktober 2022, Simak Persyaratannya

Walaupun hujan turun sangat deras disertai petir warga Dusun Legetang terus saja asyik berpesta, tetapi warga dusun lain tidak berani keluar rumah.

Ketika hujan sudah reda, terdengar suara gemuruh dan dentuman sangat keras, karena belum ada penerangan yang memadai membuat warga sekitar tidak berani mengecek asal suara.

Halaman:

Tags

Terkini